TSM Logo
   
   
   

> Media Bisnis

   
 

MEDIA BISNIS
Vol. 3, No. 1, 1 Maret 2011, Hlm. 1 - 7
ISSN: 2085-3106

Membangun Generasi Muda yang Berhasil dengan Pendekatan Kepemimpinan dan Kreatifitas

RR. Niken Purbasari

PDF File
Published Version
File size: 193KB

Official URL: http://www.tsm.ac.id/MB/MB.3.1.Maret.2011/Membangun Generasi Muda yang Berhasil dengan Pendekatan Kepemimpinan dan Kreatifitas.pdf

ABSTRACT:

Generasi muda yang berhasil merupakan asset penting bagi sebuah bangsa, sebab keberhasilan mereka merupakan keberhasilan bangsa dalam membangun kemajuan dan kemakmuran rakyat dan negaranya. Sering terdengar filosofi yang menyatakan bahwa, bangsa yang maju adalah bangsa yang berbudaya, dan bangsa yang maju adalah bangsa yang memiliki budaya berhasil atau budaya sukses. Keberhasilan merupakan ukuran yang luas, terkait pencapaian atas visi, misi dan tujuan. Bangsa yang maju adalah bangsa dengan budaya yang menanamkan keyakinan bahwa individu dapat sukses atau berhasil berdasarkan spirit kepemimpinan dengan nilai-nilai luhur dan kreatifitas.

Keyakinan untuk mencapai keberha-silan perlu ditanamkan kepada generasi muda, sebab keyakinan dapat memberi sugesti yang akan menggerakan kekuatan dan energi individu, yakni para generasi muda bangsa. Membangun generasi muda yang berhasil dengan menenamkan keyakinan untuk berhasil atau sukses dapat dimulai dengan membentuk mereka sebagai individu-individu yang memiliki spirit kepemimpinan dan kreatifitas. Setiap individu layak untuk berhasil dan membentuk keinginan melakukan perubahan menjadi lebih baik. Perubahan yang akan mendorong setiap langkah dan tindakan mengarah pada pencapaian keberhasilan. Secara umum keberhasilan diukur dari harapan atau tujuan yang dapat dicapai. Secara sederhana keberhasilan bersifat relatif tergantung bagaimana individu menyikapi makna keberhasilan. Makna keberhasilan atau kesuksesan menjadi unik ketika kita merenung, karena makna keberhasilan dapat diuraikan berdasarkan nilai intrinsik dan ekstrinsik. Ketika keberhasilan diukur dari perasaan terdalam yang menyiratkan emosi seperti bahagia, suka, puas, atau bangga karena tercapainya tujuan, keberhasilan telah menjadi sebuah nilai intrinsik yang sulit dilukiskan yang menimbulkan getaran dan membekas. Ketika keberhasilan diukur dari sesuatu yang dimiliki dan bersifat materi, keberhasilan telah menjadi nilai ekstrinsik yang mudah terukur, mudah dibandingkan, mudah mengganggu dan mudah usang. Melihat pada konsep motivasi, imbalan intrinsik dan ekstrinsik menjadi bagian yang mempengaruhi motivasi seseorang. Motivasi atau dorongan untuk mencapai keberhasilan dalam pemenuhan kebutuhan intrinsik dan ekstrinsik.

Keywords: Generasi Muda, Kepemimpinan, Kreatifitas.

 
Peta Situs | Peta Kampus | Kontak
Trisakti School of management
Jl. Kyai Tapa No. 20. Grogol - Jakarta Barat 11440
Telp. 021.5666717 [HUMAS Ext. 260 & 290] Fax. 021.5635480
Copyright © 2009 Trisakti School of Management. All rights reserved.
Official Website :: Trisakti School of Management
Developed By: IT Team